Video Tutorial Menggambar Rambut (by Vince Helen)

Sudah lama saya berkenalan dengan mas bro Vince Helen, seorang pencil artist dari Kalimantan. Banyak sekali karyanya yang menginspirasi. Beliau pun tak pelit membagi ilmu.

Salah satu tutorialnya adalah bagaimana menggambar rambut. Ya, seperti yang kita tahu, menggambar potret memiliki banyak kesulitan, salah satunya di bagian rambut (jika bukan inilah bagian yang tersulit digambar). Intinya sih menggambar rambut bukan helai per helai, tapi ikuti gelap terangnya. Pastinya harus sabar, saudara-saudara! ๐Ÿ˜€

Videonya langsung saja di-play :

Baca lebih lanjut

Iklan

Tutorial #8 : Outline

Yup yup.

Ketika menggambar, apalagi menggunakan pensil, pasti kita membuat outline terlebih dahulu. Sayangnya, dalam photorealistic drawing, kehadiran outline ini cukup mengganggu karena dapat mengurangi efek “realistik” lukisan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
no-outline-example
Gambar di sebelah kiri dibuat dengan outline, sedangkan di sebelah kanan tanpa outline.

Contoh lain, mari kita lihat lukisan Alessandro Del Piero #2 atau YUKI.
del-piero-2-small
yuki-small
Terlihat garis yang cukup tebal pada bagian pipi, dagu, dan pakaian. Akibatnya, lukisan kurang terlihat realistik. Bandingkan dengan lukisan HYDE misalnya. Garis outline tidak terlalu kelihatan sehingga lukisan lebih realistik.
HYDE
Baca lebih lanjut

Tutorial #5 : Membuat sketsa yang akurat

Jumpa lagi di tutorial amatiran ala Febri. Saya telah menjelaskan bagaimana membuat sketsa yang akurat (baca : mirip) dari referensi berupa foto, yaitu dengan menggunakan metode grid. Tutorial lengkapnya dapat dibaca di sini.

Pertanyaannya, apakah ada metode selain gridding untuk memperoleh sketsa yang mirip dengan aslinya? Jawabannya ada.

Salah seorang pelukis pensil di deviantArt yang bernama Nicolien Beerens membuat sebuah tutorial tentang membuat sketsa yang mirip ini (dia menyebutnya dengan “proporsional”), yang dapat anda lihat pada gambar di bawah ini. Klik gambar untuk melihat gambar dalam ukuran penuh.
proportions-by-cataclysm-x Baca lebih lanjut

Tutorial #4 : Value, apa itu value??

Halo-halo, jumpa lagi di sini. Kali ini saya akan membicarakan mengenai value. Sebenarnya apa sih value itu? Anda yang mendalami fotografi atau desain grafis mungkin tidak asing dengan istilah itu.

Singkatnya, value adalah tingkat gelap-terang suatu warna. Dalam digital coloring ada yang namanya HSV (Hue-Saturation-Value). Jika Hue adalah warna itu sendiri (merah, biru, kuning, dsb), dan Saturation adalah jumlah warna abu-abu dalam satu Hue, maka Value adalah brightness dari Hue tersebut.

Lalu apa hubungannya semua itu dengan lukisan pensil?

Erat sekali hubungannya. Seperti yang kita tahu, lukisan pensil sifatnya hitam putih. Perbedaan warna, intensitas cahaya, dan bentuk benda di dalam lukisan hitam putih akan tergantung pada tingkat gelap-terang atau value dari benda tersebut. Bentuk benda yang anda lukis akan ditentukan oleh value. Jadi, supaya benda yang anda lukis dengan pensil terlihat realistik, anda harus bisa memberikan perbedaan value saat mengarsir.

Sebagai contoh, gambar kubus di bawah ini.
value-ex0
Baca lebih lanjut

Tutorial #3 : Metode Grid

Saya sering mendapat pertanyaan, “bagaimana caranya membuat gambar yang begitu mirip dengan foto referensinya?”. Jawabannya, yang pertama membuat sketsanya harus akurat. Kedua, mengarsirnya harus semirip mungkin dengan referensinya.

Nah, dalam tutorial saya kali ini, saya akan menjelaskan tentang bagaimana membuat sketsa yang akurat dengan menggunakan metode grid. Seperti apakah metode grid itu?

Gambaran awalnya kira-kira seperti ini :
grid-method
Gambar di atas saya ambil dari buku How to Draw Lifelike Portraits From Photograph karya Lee Hammond. Metode grid yang akan saya jelaskan adalah tahap 1 dan tahap 2 dalam gambar di atas.
Baca lebih lanjut

Tutorial #1 : Cara Memegang Pensil

Assalamualaikum. Halo semua, lama tak jumpa. Alhamdulillah, sekarang saya sudah punya waktu untuk menulis blog ini. Oleh karena itu, mohon bantuannya ya, sering-sering mampir dan boleh dong tinggalkan comment-nya.

Oke, mulai dari tulisan ini saya akan memberanikan diri untuk menulis tutorial tentang menggambar. Sebenarnya tulisan kali ini nggak layak disebut tutorial sih, mungkin lebih tepat disebut โ€œtipsโ€ kali ya.

Nah, dalam tulisan kali ini saya akan sharing tips tentang bagaimana menggunakan pensil untuk menggambar. Saya mengangkat tema ini karena seorang teman saya pernah menanyakan tentang hal ini. Dan tentunya ini merupakan hal yang penting sebelum anda menggoreskan si pensil di atas kertas, karena tebal-tipis dan gelap-terang arsiran akan bergantung pada cara anda memegang pensil. Baca lebih lanjut