Nina-Hendra

Yooooo!

Setelah sekian lama..

Akhirnya…

*terharu*

Ceritanya begini.. Teman saya ada yang menikah hari Sabtu kemarin. Saya dan teman-teman saya yang lain sepakat untuk memberikan kado pernikahan, salah satunya adalah sketsa wajah dirinya dan suaminya. Saya bilang aja sanggup membuat sketsanya.

Oke.. masalah pertama, mencari foto yang bagus untuk referensi. Kalo bisa sih foto mereka yang sedang berpose berdua (pose mesra lebih bagus :P). Tapi ternyata nggak ada. Yang ada adalah foto masing-masing yang berukuran mini (ngambil dari profil facebook mereka). Tau kan foto di facebook itu sudah diperkecil secara otomatis? Makanya hasilnya adalah foto dengan resolusi kecil yang kalo diperbesar akan merusak gambarnya (fotonya jadi kabur dan patah-patah). Apa boleh buat, gak ada pilihan lain. Ya sudah, saya ambil masing-masing satu foto yang paling bagus dari sang mempelai wanita dan pria.

Saya pilih foto ini..


So, pekerjaan berikutnya adalah “menyatukan” mereka berdua dalam ikatan pernikahan, eh.. dalam satu foto. Masalahnya, foto si pria diambil tepat dari arah depan, sedangkan si wanita agak miring. Supaya cocok, saya menggunakan badan Fedi Nuril di bawah ini untuk “dipasangkan” ke tubuh si mempelai pria.

Begitupun dengan foto mempelai wanita, perlu saya “pisahkan” sementara dari teman wanitanya di foto itu untuk disatukan dengan mempelai pria. Setelah diedit menjadi hitam putih agar lebih gampang membuat sketsanya, hasilnya seperti ini :

Not bad, eh?

Berbekal foto referensi rekayasa tersebut, saya mulai membuat sketsanya.. dua hari sebelum hari-H. Agak terburu-buru memang, karena saya sibuk juga (sok sibuk).


Sketsa sedang dalam proses

Setelah begadang semalaman, akhirnya selesai juga. Hasilnya seperti ini :

Maaf nih saya nggak sempat scan, jadi terpaksa diabadikan melalui digicam saja.

Any comments & critics.. monggo.

P.S. Selamat berbahagia ya buat Nina & Hendra.