Tutorial #6 : Creating values with pencils

Judulnya sok bahasa Inggris, hehehe.

Ini lanjutan dari Tutorial #4 : Value, apa itu value?

Dalam tutorial itu saya telah menyebutkan ada dua cara untuk memperoleh value yang bervariasi dengan menggunakan pensil. Yang pertama dengan menggunakan bermacam-macam grade pensil, dan yang kedua hanya dengan menggunakan satu macam pensil.

Saya telah membuat semacam chart sebagai berikut.
value-scale

Chart di sebelah kiri saya buat dengan bermacam-macam grade pensil. Seperti yang anda lihat, saya menggunakan pensil dari 3H hingga 8B. Kotak dengan kode “0” maksudnya nggak saya kasih arsiran, jadi warna putihnya itu warna asli kertas.

Oya, bagi yang belum tahu, pensil graphite itu dibuat dalam bermacam-macam grade. Maksudnya kandungan graphite-nya berbeda-beda, begitu pula tingkat kekerasan (hardness) inti pensilnya. Jika diurutkan dari tingkat kekerasannya, grade pensil kira-kira seperti ini :

(makin keras).. 4H – 3H – 2H – H – HB – B – 2B – 3B – 4B – 5B(makin lunak)

Semakin lunak pensilnya, value yang dihasilkan akan semakin gelap.

Jika saya menggunakan berbagai macam variasi pensil, value yang dihasilkan akan berbeda-beda. Tinggal dipakai sesuai kebutuhan saja. Misalnya, untuk mengarsir rambut yang hitam gunakan 5B, sementara rambut pirang cukup dengan B.

Sementara itu, variasi value juga bisa anda dapatkan hanya dengan satu macam pensil. Dalam chart sebelah kanan, saya membuat scale hanya dengan pensil 2B. Tetapi value yang dihasilkan juga bisa bervariasi. Bahkan jika diperhatikan dengan seksama, tingkat kegelapan value yang dihasilkan oleh pensil 2B setara dengan value yang dihasilkan oleh pensil 3H hingga 5B.

Bagaimana cara untuk mendapatkan variasi value dengan satu jenis pensil saja? Yaitu dengan memainkan tekanan pensil di permukaan kertas.

Untuk mendapatkan efek terang seperti pensil 3H, gunakan pensil 2B secara tipis-tipis dan tidak terlalu ditekan. Sebaliknya, tekanlah pensil 2B dengan kuat untuk mendapatkan arsiran yang gelap, segelap pensil 3B, 4B, dan seterusnya.

Teknik yang kedua ini dapat anda lakukan jika amunisi pensil anda terbatas.

Semoga bermanfaat.