Tutorial #1 : Cara Memegang Pensil

Assalamualaikum. Halo semua, lama tak jumpa. Alhamdulillah, sekarang saya sudah punya waktu untuk menulis blog ini. Oleh karena itu, mohon bantuannya ya, sering-sering mampir dan boleh dong tinggalkan comment-nya.

Oke, mulai dari tulisan ini saya akan memberanikan diri untuk menulis tutorial tentang menggambar. Sebenarnya tulisan kali ini nggak layak disebut tutorial sih, mungkin lebih tepat disebut “tips” kali ya.

Nah, dalam tulisan kali ini saya akan sharing tips tentang bagaimana menggunakan pensil untuk menggambar. Saya mengangkat tema ini karena seorang teman saya pernah menanyakan tentang hal ini. Dan tentunya ini merupakan hal yang penting sebelum anda menggoreskan si pensil di atas kertas, karena tebal-tipis dan gelap-terang arsiran akan bergantung pada cara anda memegang pensil.

Dalam menggambar menggunakan pensil, saya biasa memegang pensil dalam tiga posisi sebagai berikut.

Posisi pertama disebut “underhand”, yaitu memegang pensil dengan posisi tangan berada di bawah pensil dan telapak tangan menghadap anda. Pada posisi ini pensil digoreskan dengan menggerakkan pergelangan tangan. Gelap-terang atau tebal-tipis arsiran bisa diatur dengan menyesuaikan tekanan pensil ke atas kertas. Untuk membuat arsiran tebal anda tinggal menekan pensil lebih kuat. Selama menggambar, mungkin posisi inilah yang paling sering saya gunakan.

Posisi Underhand

Posisi Underhand

Posisi kedua disebut “overhand”. Sesuai namanya, pada posisi ini pensil berada di atas tangan. Posisi tangan menelungkup dengan telapak tangan menghadap ke permukaan kertas. Goreskan sisi pensil dengan menggerakkan lengan, bukan pergelangan tangan. Untuk mengarsir dengan lebih leluasa, angkat seluruh lengan anda dari atas kertas sehingga yang menyentuh kertas hanyalah ujung pensil anda. Saya biasa menggunakan posisi ini untuk mengarsir daerah yang luas dan tidak terlalu gelap.

Posisi Overhand

Posisi Overhand

Posisi ketiga disebut “writing hand”. Disebut begitu karena posisi ini mirip posisi tangan ketika kita menulis. Goreskan ujung pensil. Sedikit tips, berikan jarak yang cukup antara ujung pensil dengan jari-jari anda yang memegang pensil. Hal ini berguna untuk membuat tangan anda lebih bebas dan anda memiliki pandangan yang cukup luas terhadap bidang gambar. Posisi ini cocok digunakan ketika membuat goresan yang mendetil. Jangan lupa selalu meraut pensil anda😉

Posisi Writing

Posisi Writing

Mudah-mudahan tulisan saya ini bermanfaat. Sampai ketemu lagi dalam tulisan berikutnya. Tetap menggambar! Wassalamualaikum.

-edit-

Ada tambahan dari mas/mbak Noor, ada satu posisi memegang pensil yang disebut dengan “Overpointer“. Posisi jari telunjuk berada di atas pensil. Mungkin mirip dengan posisi overhand kali ya? Sayang sekali beliau nggak menyertakan gambar posisi tangan ini, jadi saya hanya bisa membayangkannya. Beliau biasa memakai metode ini untuk mengarsir bidang yang luas dan memberi efek garis-garis di wajah. Untuk mas/mbak Noor, mohon dikoreksi jika tulisan saya ini salah, dan ditunggu penjelasan lebih lengkapnya, hehehe.

Sumber : J.D. Hillberry, Drawing Realistic Textures in Pencil.