Assalamualaikum. Halo semua, lama tak jumpa. Alhamdulillah, sekarang saya sudah punya waktu untuk menulis blog ini. Oleh karena itu, mohon bantuannya ya, sering-sering mampir dan boleh dong tinggalkan comment-nya.
Oke, mulai dari tulisan ini saya akan memberanikan diri untuk menulis tutorial tentang menggambar. Sebenarnya tulisan kali ini nggak layak disebut tutorial sih, mungkin lebih tepat disebut “tips” kali ya.
Nah, dalam tulisan kali ini saya akan sharing tips tentang bagaimana menggunakan pensil untuk menggambar. Saya mengangkat tema ini karena seorang teman saya pernah menanyakan tentang hal ini. Dan tentunya ini merupakan hal yang penting sebelum anda menggoreskan si pensil di atas kertas, karena tebal-tipis dan gelap-terang arsiran akan bergantung pada cara anda memegang pensil.
Dalam menggambar menggunakan pensil, saya biasa memegang pensil dalam tiga posisi sebagai berikut.
Posisi pertama disebut “underhand”, yaitu memegang pensil dengan posisi tangan berada di bawah pensil dan telapak tangan menghadap anda. Pada posisi ini pensil digoreskan dengan menggerakkan pergelangan tangan. Gelap-terang atau tebal-tipis arsiran bisa diatur dengan menyesuaikan tekanan pensil ke atas kertas. Untuk membuat arsiran tebal anda tinggal menekan pensil lebih kuat. Selama menggambar, mungkin posisi inilah yang paling sering saya gunakan.
Posisi kedua disebut “overhand”. Sesuai namanya, pada posisi ini pensil berada di atas tangan. Posisi tangan menelungkup dengan telapak tangan menghadap ke permukaan kertas. Goreskan sisi pensil dengan menggerakkan lengan, bukan pergelangan tangan. Untuk mengarsir dengan lebih leluasa, angkat seluruh lengan anda dari atas kertas sehingga yang menyentuh kertas hanyalah ujung pensil anda. Saya biasa menggunakan posisi ini untuk mengarsir daerah yang luas dan tidak terlalu gelap.
Posisi ketiga disebut “writing hand”. Disebut begitu karena posisi ini mirip posisi tangan ketika kita menulis. Goreskan ujung pensil. Sedikit tips, berikan jarak yang cukup antara ujung pensil dengan jari-jari anda yang memegang pensil. Hal ini berguna untuk membuat tangan anda lebih bebas dan anda memiliki pandangan yang cukup luas terhadap bidang gambar. Posisi ini cocok digunakan ketika membuat goresan yang mendetil. Jangan lupa selalu meraut pensil anda
Mudah-mudahan tulisan saya ini bermanfaat. Sampai ketemu lagi dalam tulisan berikutnya. Tetap menggambar! Wassalamualaikum.
Sumber : J.D. Hillberry, Drawing Realistic Textures in Pencil.








saya paling tidak terbiasa membuat arsiran dengan posisi overhead…. tidak nyaman.
wass.
humm tiga2nya pernah nyoba…tapi yang overhand…jarang bgt…
paling sering writing hand.
susah ya agak kaku yang overhoad….
Wahh..keren sekali moga berguna buat aku yang sedang berexperimen ini.thank’s ya. Assalumu alaikum
Keren bro…..lanjutin updatenya ya…biar tambah tambah ilmu neee…thx…
ok mz akan sya terapkan ^_^
sebelum saya buka blog ini saya lebih sering pake handwriting, tapi setelah tau caranya saya akan coba tiga2nya.. makasih mas.. gambarnya bagus2..
thx atas ilmu, tips dan apalah namanya
selama ini aku tahu posisi writing aja, tp klo ngarsir secara alamiyah jadi ngikutin underhand… cuman gak pernah coba overhand, barusan nyoba wah belum terbiasa.. tp akan saya coba.. haturnuhun kang…
wah akhirnya aku bisa belajar lewat blogmu, thank banget yang tutorialnya kebetulan aku hobi banget gambar cuman ga tau caranya…
matur suwun mas..